Recent Post

Minggu, 22 Mei 2011

Apa itu Teknik Informatika?

Walaupun antara Engineering dan Science memiliki sejumlah pengertian yang berbeda, namun dalam hal pengertian Teknik Informatika dan Ilmu Komputer, hingga saat ini di Indonesia pada khususnya, memiliki garis besar acuan yang sama. Dengan demikian terminologi Teknik Informatika dalam dokumen rujukan dimaknai sama dengan Ilmu Komputer  (Computer Science).
Informatika secara teknis merujuk kepada terminologi computing. Pengertian sederhana dari computing itu sendiri adalah segala hal teknis yang melibatkan penggunaan komputer. Diantara aktivitas dan pengertian computing menurut dokumen Computing Curricula 2005 (CC 2005) adalah:
  • Designing and building hardware and software systems for any of a wide range of purposes.
  • Processing, structuring and managing various kinds of information.
  • Doing scientific studies using computers.
  • Making computer systems behave intelligently.
  • Creating and using communications and entertainment media.
  • Finding and gathering information relevant to any particular purpose.
Berdasar pengertian diatas, maka bidang kajian teknik informatika mencangkup area yang cukup luas. Dengan kemampuan yang dimilikinya, maka lulusan teknik informatika diharapkan memiliki kemampuan untuk menangani bidang pekerjaan  antara lain adalah :
  • Desain dan implementasi perangkat lunak (Software). Lulusan teknik informatika memiliki keahlian dalam hal tugas–tugas pemrograman dan melakukan supervisi terhadap kegiatan pemrograman dengan kemampuan melakukan berbagai teknik pendekatan untuk menyelesaikan masalah-masalah pemrograman.
  • Memberikan solusi bagi optimalisasi penggunaan komputer dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat. Sejalan dengan semakin luasnya penggunaan komputer, maka sejumlah cara baru untuk menerapkan penggunaan komputer serta mengoptimalkan kemampuan komputer untuk membantu kehidupan bermasyarakat adalah sebuah tantangan bagi lulusan teknik informatika.
  • Memberikan solusi yang efektif terhadap berbagai permasalahan komputasi. Sejalan dengan meningkatnya penggunaan komputer di masyarakat, maka sejumlah tuntutan untuk meningkatkan kemampuan komputer baik dalam hal efisiensi, kecepatan, ukuran, serta berbagai alternatif teknik komputasi adalah bidang yang menjadi lahan pengembangan kemampuan lulusan teknik informatika. 
 Untuk memahami hal itu semua maka, keahlian dasar yang  disiapkan oleh pendidikan tinggi teknik informatika adalah :
  1. Pemahaman yang baik terhadap hal yang sifatnya esensi dan fundamental dari disiplin ilmu komputer, baik secara teori ataupun aplikas
  2. Kemampuan pemrograman yang baik, dari sisi konsep ataupun skill. Paling tidak terdapat 3 aspek yang harus dimiliki, yaitu  Pemahaman yang baik terhadap aturan –aturan dasar pemrograman. Pemahaman algoritma dan struktur data kemudian  mengimplementasikannya kedalam perangkat lunak yang digunakan
  3. Kemampuan terkait dengan teknologi rekayasa perangkat lunak yang dapat menjamin aplikasi yang dihasilkan bersifat reliable, robust dan sesuai dengan user requirement.
  4. Memahami dengan baik kemampuan dan keterbatasan teknologi komputer (software, hardware dan networking), meliputi kemampuan dalam hal : Pengetahuan terhadap apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan oleh teknologi komputer terbaru.Memahami keterbatasan proses komputasi dan solusi terhadap keterbatasan tersebut lewat perbaikan teknologi dimasa yang akan datang
  5. Memahami dampak terhadap penyebaran teknologi computer bagi individu, organisasi dan masyarakat.
  6. Memahami dengan baik konsep lifecycle termasuk karakter pada masing-masing phase ((planning, development, deployment, and evolution), implikasi dari pengembangan semua aspek dari sistem komputer (hardware, software dan interaksi manusia komputer) serta hubungan antara kualitas dan lifecycle management.
  7. Memahami dengan baik konsep dasar proses dari dua aspek, yaitu Proses yang terkait dengan komputasi,terutama eksekusi program dan system operasi. Proses yang terkait dengan aktivitas professional, terutama hubungan antara kualitas produk dan penyebarannya.
  8. Memiliki wawasan terhadap topik-topik lanjutan agar memahami perkembangan terbaru dari bidang yang sedang dipelajarinya.
  9. Memiliki kemampuan dalam hal interpersonal skill lewat interaksi kelompok diskusi, presentasi, project, wawancara, studi literatur.
  10. Dapat mengkoneksikan antara teori dan skill yang dipelajari lewat  studi kasus yang dihadapi dalam kehidupan sesungguhnya.
  11. Dapat mendemonstrasikan kemampuan individu dengan mengintegrasikan berbagai elemen dari pengalaman kuliah lewat sebuah project, mulai dari perancangan, implementasi hingga presentasi akhir.
Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar